![]() |
Source of pict: link |
Setuju kan, jika aku bilang tidak semua tulisan kita bisa dinikmati (menghibur, berguna, bahkan dibaca) orang lain? Para blogger pasti tahu itu.
Tulisan termasuk selera, ada yang membaca suatu tulisan karena dia suka dengan topik tersebut (seperti aku yang suka menulis tentang hal-hal pribadi, karena itu seleraku). Namun ada pula yang membaca suatu tulisan karena dia butuh, misalnya dia tidak suka membaca berita politik tapi demi melek situasi negaranya maka dia pun membaca berita politik.
Aku sadar bahwa tidak semua tulisanku akan dibaca orang lain, aku menyadarinya sejak lama. Tapi baru beberapa hari terakhir ini aku benar-benar mikir (lebih dari sebelumnya) tentang itu, gara-gara tulisanku dikritik oleh teman. Bukan berarti pemberian kritik itu aku anggap jelek, namun alangkah sangat membuka mata sekali saat kita diberi kritik orang lain. Sebelumnya hampir tak ada yang mengkritikku, aku jadi tidak tahu dimana celah-celah yang kurang dalam tulisanku.