Showing posts with label sosial. Show all posts
Showing posts with label sosial. Show all posts

Sunday, January 04, 2015

Sejauh Mana Kamu Melindungi ID-mu?

(Happy new year 2015! Aku menyambut tahun baru ini dengan kaki pegal-pegal dan sakit flu, bagaimana dengan kalian?)

Source of pict: link
Sejauh mana kita harus melindungi identitas (ID) nyata di dunia maya? Selama ini aku nggak pernah mendengar adanya aturan baku mengenai hal ini. Sejauh mana kita mengungkap jati diri yang sebenarnya di dunia maya, itu tergantung masing-masing kita. Sejauh yang aku tahu, pertimbangan itu dipengaruhi oleh tujuan kita; untuk apa kita berkelana di dunia maya.

Ada orang yang ngeblog atau aktif di forum dan sosial media untuk menunjukkan eksistensinya. Ada juga orang yang aktif di dunia maya karena tujuannya ingin berbisnis (promosi usaha, online shop, dll). Orang-orang yang punya tujuan semacam itu akan menunjukkan identitasnya yang sebenarnya (memasang foto asli, menulis nama/tempat tinggal asli). Tapi ada pula orang yang nggak mau menunjukkan identitas aslinya dan selalu menggunakan nama samaran. 

Saturday, November 08, 2014

Kebiasaanku Sebagai Orang Introvert

Aku tidak tahu dari mana harus memulai postingan ini, karena banyak sekali yang ada dalam pikiranku yang menunggu untuk dituangkan dalam halaman blog ini *tsaahh B-)
  
Source of pict: 9gag
Ada dua tulisan tentang introvert milik blogger yang pernah kubaca, dan aku suka keduanya. Yang pertama adalah milik Mas Afghan yang berjudul “Kamu Introvert?” dan yang kedua adalah milik Nael yang berjudul “Anda Introvert? Sama, Saya Juga. LOL”. Kenapa bisa suka? Karena aku intovert, pastinya =D Menemukan orang-orang yang setipe denganku itu rasanya seperti bertemu dengan teman lama. Menyenangkan dan melegakan.­­

Di postingannya Mas Afghan isinya kelebihan dan cara memperlakukan introvert, sedangkan di postingannya Nael isinya ciri-ciri kepribadian introvert. Biasa aja sih mungkin, tapi akan jadi istimewa jika yang membacanya adalah orang-orang introvert. Seperti yang pernah kusinggung di postingan “Tidak Semua Tulisan Kita Bisa Dinikmati”, orang hanya akan terpuaskan oleh genre tulisan yang mereka butuhkan/sukai. Jadi postingan tentang introvert juga hanya akan nampol untuk orang introvert juga =D (Atau setidaknya untuk orang yang ingin mencari tahu tentang kaum introvert)

Wednesday, October 08, 2014

VCN BNI Tidak Bisa Dipakai Lagi (?)

Geregetan, oh aku geregetan! *Trying look like Sherina :p

Tapi memang aku beneran gregetan gara-gara ini. Sekitar 2 bulan yang lalu aku membuat akun Paypal, terus setelah cari tahu ini-itu ternyata aku harus membuat rekening baru di BNI yang memungkinkan kartu debitku bisa digunakan di Paypal. Sebelumnya rekeningku cuma yang biasa saja, nggak ada jaringan mastercard-nya gitu lah ceritanya. Nah, setelah berkonsultasi dengan CS di BNI, rekeningku yang lama bisa diubah ke jenis lain (data diri dan uang tabungan nggak ilang, cuma berubah jenis).

Okesip, tinggal nunggu VCN.

Untuk yang belum tahu, aku ceritain singkat aja nih. Jadi BNI itu memberikan layanan yang memungkinkan nasabahnya menggunakan kartu debit untuk belanja online seperti halnya kartu kredit (termasuk verifikasi Paypal), tapi hanya untuk jenis tabungan tertentu. Untuk dapat memverifikasi akun Paypal menggunakan kartu debit BNI, terlebih dulu aktifkan sms banking. Setelah memperoleh VCN (Virtual Card Number), langsung masukkan nomer tersebut ke akun Paypal. Penasaran kayak apa yang dimaksud VCN BNI? Googling aja deh, kepanjangan (banget) kalau aku harus nulis di sini.

Monday, August 18, 2014

Please, Girls, Cowok Bukan Cenayang

Pernah nggak dengar ungkapan, “Cewek itu suka main kode. ‘Iya’ berarti ‘nggak’, ‘nggak apa-apa’ berarti kenapa-napa’.” Atau buat cowok, mungkin pernah (atau sering dengar) ungkapan berikut dari pacar kalian, “Kamu nggak peka banget, sih!” Terus si cewek ngambek, terus si cowok bingung harus gimana, terus hubungan jadi nggak nyaman. Drama.

Source pict: hello-aliva.blogspot.com

FYI (For Your Information), cowok juga termasuk manusia biasa ya, dear. Nggak adil kalau kamu menuntut dia untuk selalu tahu apa yang kamu inginkan, sementara kamu nggak ngomong ke dia.

Cowokmu itu bukan cenayang yang bisa membaca pikiranmu, bersimpatilah sedikit pada kaum adam dalam urusan ini. Mari kita ubah tradisi bahwa cewek itu sukanya main kode makanya susah dipahami. Sampaikan segala maksud yang kamu mau ke cowokmu. Jangan harap cowok bisa tahu dengan sendirinya. Please banget, girls, dewasa lah. Grown up, dear!

Ini pertama kalinya aku menulis hal kayak gini di blog. Terlalu sering aku mendengar obrolan atau tulisan di dunia maya tentang kedua hal di atas. Dan jujur, aku jadi tergoda sekali untuk menuangkan uneg-unegku ke dalam blog supaya banyak orang bisa membacanya dan mendapat pencerahan.
  
1. Semua Manusia Butuh Komunikasi

Semua manusia BUTUH komunikasi, karena nggak semua manusia bisa baca pikiran. Yang bisa baca pikiran cuma Mama Laurent *yakali

Penting banget menanamkan pemahaman ini ke pikiranmu dalam-dalam, “Jangan berharap orang lain bisa tahu apa yang kita pikir dan apa yang kita mau, jika kita tidak mengungkapkannya.” Kalaupun ada yang bisa tahu, entah itu kerabat, teman atau pacar, jumlahnya lebih sedikit daripada yang tahu. Dan mereka hanya tahu SESEKALI, tidak selalu.

Jadi kalau kamu lagi bete sama pacarmu, bilang. Kalau kamu sedih gara-gara dia lebih mementingkan game daripada kamu, bilang. Kalau kamu mau dia membelikanmu makanan yang kamu suka, bilang. Mengatakan secara langsung tentu akan lebih menghemat waktu daripada kamu harus melewati masa ‘drama’ yang melelahkan hati dan menguras emosi.

Friday, June 07, 2013

Diet Kantong Plastik


Bulan lalu aku sungguh sangat tidak produktif sekali dalam hal tulis-menulis, pun dalam hal tugas. Banyak yang kurang mencapai target karena tenagaku drop sampai ke batas antara semangat dan lesu, yang seperti itu justru sulit untuk 'naik'. Awal bulan ini, aku mencoba untuk 'memaksa' diriku untuk melakukan apa yang seharusnya aku lakukan dan apa yang sudah kutargetkan untuk dilakukan.

Untuk itu aku akan memulai menulis sesuatu yang cukup sepele, sebagai post pembuka bulan Juni ini. Aku akan membagi tips dalam rangka "Diet Kantong Plastik", berhubung baru 2 hari yang lalu kita memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Simple saja, ini dia:
  1. Kalau hanya berbelanja sedikit barang dan barang-barang itu bisa dibawa pulang dengan tangan kosong atau bisa dimasukkan ke dalam tas (kalau kebetulan membawa tas), jangan menerima kantong plastik pemberian kasir. Katakanlah terus terang jika kita tidak memerlukannya.
  2. Kalau sudah berencana untuk belanja banyak barang, bawa tas sendiri dari rumah. Jaman sekarang sudah tren bawa tas sendiri untuk berbelanja di swalayan bahkan supermarket. Dengar-dengar dari teman, di supermarket sekaliber Carrefour sudah tidak memberi kantong plastik untuk customernya, ya? (Yah, aku tidak tahu pasti sih, karena sudah lama sekali tidak ke sana.) Nah, hal itu menunjukkan kalau supermarket besar seperti mereka ternyata juga mempedulikan kesehatan lingkungan, karena mereka sadar bahwa semakin banyak plastik berarti semakin banyak limbah yang dihasilkan oleh kita.
  3. Nah kalau awalnya hanya berencana untuk berbelanja sedikit barang tapi karena sesuatu dan lain hal akhirnya barang belanjaan kita menjadi banyak dan kita terlanjur tidak membawa tas dari rumah, ya apa boleh buat, mau tidak mau kita harus meminta kantong plastik dari kasir. Meski akhirnya menggunakan kantong plastik juga, tapi setidaknya kita sudah berdiet. Karena yang namanya diet kan bukan berarti "tidak sama sekali" tapi "menekan pengunaan seminimal mungkin".
Itu tadi ketiga tips dalam rangka Diet Kantong Plastik. Alangkah bijaksananya jika kita membiasakan diri untuk meminimalkan penggunaan kantong plastik, bukan sekedar aksi sesaat pada momen-momen tertentu saja. Dan apabila memungkinkan, penggunaan kantong plastik bisa kita ganti dengan kantong recycling, yang lebih ramah lingkungan. Marilah kita mulai memikirkan kebersihan dan kesehatan lingkungan, demi kehidupan anak-cucu kita kelak. 


Tuesday, May 07, 2013

Kerugian Anti Konflik

Ilustrasi (icekiddie.files.wordpress.com)

Banyak orang memandang kata “konflik” secara negatif, sehingga kita akhirnya berlomba-lomba untuk menghindarinya. Kita menjadi orang-orang yang anti konflik, padahal sebenarnya kita tidak akan pernah selalu bisa menghindari konflik. Dengan kata lain, kita tak akan pernah aman dari yang namanya konflik serapat apapun tempat persembunyian kita. Sebenarnya yang perlu kita lakukan adalah mengetahui bagaimana cara mengelolanya dengan baik, toh konflik itu tidak selalu membawa dampak yang negatif. Justru sikap anti konflik bisa menghasilkan kerugian tersendiri, misalnya: 

1. Tidak Memahami Perbedaan
Konflik akan membuat seseorang menyadari dan memahami adanya perbedaan yang terjadi antara dia dan orang lain. Jika kita selalu menghindari konflik, kita tidak akan belajar untuk berani menyampaikan pemikiran kita dan menghargai pemikiran orang lain. 

2. Tidak Mendapatkan Solusi
Tanpa adanya waktu konflik, menyadari adanya perbedaan di antara kita, dan tanpa belajar untuk mengatasi setiap perbedaan yang ada yang menjadi pemicu konflik itu, kita tidak akan mendapatkan solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak.

Monday, April 08, 2013

Jogja Ku Cinta (JKC) 2013

Baru-baru ini, 6 April 2013, telah berlangsung aksi peduli Jogja yang dilakukan oleh ratusan pemuda Kristiani yang berada di daerah Jogja dari berbagai denominasi gereja dan PMK Universitas. Aksi yang bertajuk "Jogja Ku Cinta (JKC) 2013" tersebut dilakukan dengan cara memunguti sampah di sepanjang jalanan Malioboro, berdoa bersama demi perubahan positif di Jogja dan membagikan makanan ke orang-orang yang membutuhkan di sekitar lingkungan Malioboro. Pemilihan lokasi ini tak lain karena Malioboro merupakan jantung Kota Jogja.
     
                 
Dikutip dari Kedaulatan Rakyat, Jumat 5 April 2013, kegiatan ini merupakan bukti nyata mahasiswa yang berasal dari dalam dan luar Jogja yang peduli akan keamanan dan kenyamanan kota gudeg tersebut. Aksi ini seakan ingin mematahkan stigma masyarakat yang -mungkin baru muncul baru-baru ini, terkait maraknya kasus kekerasan- menganggap bahwa pendatang dari luar Jogja seakan tidak peduli dengan keamanan dan kenyamanan Jogja. Tidak semua pendatang -dalam hal ini mahasiswa- yang berasal dari luar Jogja melakukan tindakan negatif, justru masih banyak yang peduli, menjaga dan membantu mewujudkan kedamaian serta kesejahteraan Jogja.

Thursday, September 27, 2012

JAMKESDA: Program ‘Jaminan Kesehatan Daerah’ Baru di Sleman

JAMKESDA? Kedengarannya seperti JAMKESMAS. Yup, JAMKESDA memang masih bersaudara sama JAMKESMAS. Hehe. Bedanya dengan JAMKESMAS, yang bisa menjadi anggota JAMKESDA tidak hanya golongan tertentu saja tapi seluruh masyarakat, baik yang miskin, rentan miskin, maupun non miskin (mampu).
 
WOW!! *sambil koprol*
Demi apa kamu nulis artikel kayak gini, Fa? Haha.
Program ini tuh masih baru dan aku menganggapnya cukup berguna bagi masyarakat, selain itu karena aku punya materinya jadi aku posting saja. Bagus lho programnya (kayaknya), langsung aja yuk kita baca ulasannya.

 

Saturday, September 15, 2012

BIPOLAR DISORDER

Pada posting kali ini aku akan menulis mengenai sebuah penyakit mental yang disebut ‘bipolar’. Yup, bipolar disorder. Beberapa waktu yang lalu aku teringat dengan penyakit bipolar dan, somehow, merasa sangat tertarik untuk mengetahuinya lebih banyak. Have you ever heard about it?
 
Bipolar disorder adalah suatu penyakit mental (bener nggak sih ini aku nyebutnya?), dimana si penderita mengalami perubahan mood (suasana hati) yang fluktuatif; naik-turun dari bersemangat menjadi depresi, dan sebaliknya.
  
taken from bipolar.about.com